New Block

Topics :

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label resistor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resistor. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 11 Agustus 2012

potensiometer



Gambar skema Potensiometer beserta komponen dan cara pembuatannya
Potensiometer adalah perangkat komponen elektronika bagian dari sebuah resistor yang memiliki tiga terminal dengan sambungan yang membentuk pembagi tegangan yang dapat di setel. Jika anda menemukan potensiometer yang menggunakan dua terminal tetap masih bisa di gunakan dengan cara salah satu dari terminal tetap dan terminal geser. Komponen elektronika ini berperan sebagai resistor variabel atau Rheostat.

Prinsip kerja potensiometer dapat kita anggap sebagai gabungan dari dua buah resistor yang kita hubungkan seri (R1 dan R2. Tapi dalam dua buah resistor yang kita pakai nilai resistansinya dapat di rubah. Resistansi total dari sebuah resistor akan selalu tetap dan nilai ini merupakan nilai resistansi potensiometer (Variabel Resistor). Jika nilai resistansi dari resistor 1 di perbesar dengan cara memutar bagian potensiometer, maka otomatis nilai resistansi dari resistor 2 akan berkurang, begitu juga sebaliknya.

Bentuk fisik dari potensiometer sangat berbeda jauh dengan bentuk dari resistor. Bentuk resistor pada umumnya hanya memiliki gelang warna yang di gunakan untuk menetukan nilai tahanannya, sementara bentuk dari potensio untuk menentukan nilai tahanannya hanya dengan memutar atau mengeser pada bagian yang sudah di tentukan.
Potensiometer

Potensiometer biasanya di gunakan untuk pengoprasian pengendali elektronik, seperti penguat sinyal, pengaturan suara, pengaturan intensitas, sebagai tranduser, pengendali masukan dan keluaran sebuah perangkat elektronik. Contoh yang biasa di gunakan sebagai tranduser adalah sebagai sensor joystick yang dapat kita gunakan dari jarak jauh. Potensiometer sangat jarang di gunakan untuk mengendalikan daya yang besar secara langsung.

Untuk pengendali volume yang menggunakan potensiometer biasanya di lengkapi dengan saklar yang sudah terintegrasi, sehingga pada saat potensiometer membuka saklar penyapu berada pada posisi terendah. Kebanyakan dari komponen ini di gunakan pada rangkaian power amplifier sebagai pengatur volume, bass dan treble. Dan juga di gunakan dalam Control Motor DC yang berfungsi sebagai pengatur kecepatan putaran motor.

Nilai dari potensiometer dapat berubah sesuai dengan perputaran ataupun pergeseran yang di hasilkan. Range yang di hasilkan juga bervariasi, misalnya nilai yang tertera pada potensio adalah 100k ohm, maka range resistansi akan dimulai dari tahanan 0 ohm sampai dengan 100k ohm. Jadi dengan begitu, nilai yang di hasilkan dari sebuah tahanan potensio terbukti berubah-ubah.

Demikian penjelasan singkat mengenai Potensiometer, semoga pengertian komponen elektronik kali ini berguna dan bermanfaat. Baca juga artikel kami lainnya tentang Rangkaian Subwoofer dan Rangkaian Thevenin.


  • Electronic Components www.rfparts.com
    RF Parts offers Semiconductors, Transistors, Diodes & more.
  • Digital Signage Indonesia www.mitsindo.co.id
    Best solution for digital signage, touch screen, video wall, LED wall
  • MELF Resistors www.firstohm.com.tw/
    Made in Taiwan for 43 years! Good price, fast delivery, steady supply
  • Feedthrough Pi Filters www.filteksolutions.co.uk
    Chassis & PCB mount versions single filters & arrays available










baca juga artikel yang terkait lainnya

jenis- jenis resistor


Gambar skema Jenis-Jenis Resistor beserta komponen dan cara pembuatannya
Jenis-Jenis Resistor dalam komponen elektronika dapat di kategorikan dalam 2 jenis, yaitu Resistor biasa (nilai resistansi tetap) dan Resistor berubah (ilai resistansi yang dapat diubah atau resistor variabel). Resistor adalah komponen yang mempunyai sifat penghambat listrik.

Resistor biasa (nilai resistansi tetap) adalah jenis-jenis resistor yang memiliki nilai resistansi yang tertulis pada badan resistor menggunakan kode warna dan kode angka. Resistor jenis ini sering digunakan sebagai penghambat arus listrik secara permanen dalam rangkaian elektronika. Fungsi resistor ini pada rangkaian elektronika adalah pada pembatas arus yang mengalir pada LED atau lampu.

Resistor Variabel adalah jenis-jenis resistor yang nilai resistansinya dapat dibuah secara langsung baik dengan tuas atau menggunakan obeng. Jenis-jenis resistor ini terbagi lagi menjadi 2, yaitu trimpot (trimer potensio) dan potensiometer.
Jenis-Jenis Resistor

Trimpot
Resistor jenis trimpot merupakan esistor yang nilai resistansinya dapat diubah dengan memutar porosnya menggunakan obeng. Nilai dari sebuah trimpot dapat di lihat pada badan trimpot merupakan nilai maksimum dari resistansi trimpot tersebut. Misal trimpot dengan nilai 10KOhm maka trimpot tersebut dapat diubah nilai resistansinya dari 0Ohm sampai 10Khm.
Potensiometer
Resistor ini merupakan resistor yang nilai resistansinya dapat diubah-ubah dengan cara memutaor porosnya melalui tuas yang telah tersedia. Nilai dari potensiometer dapat di lihat pada badan potensio menggunakan kode angka. Nilai resistansi potensiometer yang beredar dipasaran ada 2 macam, yaitu nilai resistansinya yang dapat diubah secara logaritmis dan nilai resistansi yang dapat diubah secara linier.
Simbol Resistor dapat di lambangkan dengan huruf R, yaitu salah satu komponen pasif yang sifatnya resistif, menghambat besarnya arus yang mengalir dalam suatu rangkaian. Selain sebagai penghambat arus listrik, Fungsi Resistor juga sebagai pembagi arus listrik, pembagi tegangan listrik, dan penurun tegangan listrik.

Macam-macam resistor memiliki perbedaan masing-masing, seperti resistor metal film, resistor kapur, dan juga variable resistor. Namun jenis-jenis resistor yang sering di pakai adalah resistor dengan gelang warna. Berikut ini kode warna resistor.

Kode Warna Resistor :

Demikian penjelasan tentang Jenis-Jenis Resistor, Kode Warna Resistor dan Macam-Macam Resistor. Baca juga artikel Resistor kami lainya, tentang Pengertian Resistor dan Fungsi Resistor.

copy from http://komponenelektronika.net/jenis-jenis-resistor.htm to www.zali.info


baca juga artikel yang terkait lainnya

fungsi resistor


Gambar skema Fungsi Resistor beserta komponen dan cara pembuatannya
Fungsi Resistor sangat vital dalam sebuah rangkaian elektronika. Resistor adalah sebuah komponen dasar elektronika yang fungsinya adalah untuk menghambat arus listrik yang melewati suatu rangkaian.
fungsi resistor

Bisa dibilang  semua rangkaian elektronika selalu menggunakan komponen elektronika ini. Jadi wajar apabila komponen ini menjadi komponen elektronika yang paling terkenal. Selain itu resistor juga menjadi komponen yang mempunyai harga paling murah dipasaran. Secara lengkap fungsi resistor adalah sebagai berikut:

1. Resistor berfungsi sebagai pembagi arus
2. Resistor berfungsi Sebagai pembatas / pengatur arus
3. Resistor berfungsi Sebagai penurun tegangan
4. Resistor berfungsi Sebagai pembagi tegangan
5. Resistor berfungsi Sebagai penghambat aliran arus listrik,dan lain-lain.

Selain mempelajari fungsi Resistor, yang harus diperhatikan juga adalah bahwa resistor juga memiliki Jenis dan Nilai. Di antaranya adalah jenis-jenis resistor ini adalah :

Resistor Biasa (nilainya tetap) adalah sebuah resistor penghambat gerak arus listrik yang nilainya tidak dapat berubah (konstan). Resistor ini biasanya terbuat dari nikel atau karbon.
Resistor Variabel (berubah) adalah sebuah resistor yang nilai variabelnya dapat berubah dengan cara memutar atau menggeser
Demikian penjelasan singkat tentang fungsi resistor, dikesempatan selanjutnya kami akan menyampaikan artikel terkait resistor lainnya.

copy from http://komponenelektronika.net/fungsi-resistor.htm to www.zali.info

baca juga artikel yang terkait lainnya

Pengertian Resistor


Gambar skema Pengertian Resistor beserta komponen dan cara pembuatannya
Pengertian Resistor secara umum adalah sebuah komponen elektronika yang mempunyai fungsi untuk menghambat arus listrik. Resistor terbuat dari bahan isolator dengan nilai tertentu sesuai dengan nilai hambatan yang diinginkan. Dimulai dari satuan hanya beberapa Ohm sampai dengan nilai Jutaan Ohm (mega Ohm).

Bentuk fisik resistor sendiri bermacam-macam. Bentuk paling banyak dan umum dipasaran adalah berbentuk bulatan panjang dengan beberapa lingkaran pada body resistor. Lingkaran-lingkaran warna tersebut menunjukan nilai hambatan dari resistor tersebut. Lingkaran-lingkaran yang terdapat pada resistor ada 4 lingkaran, dengan berbagai kode warna. Kode-kode warna pada resistor ini akan kami jelaskan pada postingan-postingan selanjutnya.

Dibawah ini kami tampilkan beberapa bentuk fisik dari resistor.
pengertian resistor
gambar fungsi resistor
Semoga dari artikel ringan ini anda sudah bisa memahami pengertian resistor. Untuk memperdalam pengetahuan anda tentang resistor, silahkan baca artikel kami lainnya tentang Fungsi Resistor.

copy from komponenelektronika.net to www.zali.info
baca juga artikel yang terkait lainnya

Postingan Lama Beranda

Most Product View

Search

Archives

Produk Terlaris

moderen kitchen set terbaru minimalis kitchen set desaign
set dapur minimalis 2013 sofa tamu ganesa mawar
rak tv moderen 2013 sofa ganesa panca warna
kitchen set moderen minimalis kursi tamu minimalis jati